Monday, March 5, 2012

TubuhMu


Rebah
dari tanah debu berkalang dosa
digenggamNya kita
ditahirkanNya kita
diangkatNya kita
dimuliakanNya kita

Sesat
dari gulita nista menuju celaka
direngkuhNya kita
dituntunNya kita
dihimpunkanNya kita
dibangunNya kita

Dari tiada diadakanNya kita
Dari sedikit dilimpahkanNya kita

Adalah Allah yang membangun gereja
menjadi tubuhNya di dunia
Ada lutut yang bertelut
Ada lidah yang mewarta
Ada kaki yang rela berkasut
Ada tangan yang bekerja

Namun
Akankah tubuh jumawa tanpa kepala?
Akankah kerja terlaksana tanpa anggota?
Akankah segala nyata tanpa kasih karunia?
Akankah di atas dengki Kristus mulia?

Limapuluh tahun panjang perjalanan
Lima noktah kecil dalam kalender kekekalan
Menatap kedepan...
sungguh kami butuh kekuatan
Karena jalan masih jauh terentang
dan penuh pergumulan
Agar wajah Kristus bercahaya
Saat kita gerak seirama
Sebagai tubuh Sang Kepala

Biarlah doaMu Yesus
melandasi gerak kami terus
Kami terus satu, s'perti Kau dan Bapa satu
Kami mau maju, memasyurkan NamaMu


Rei® 060312
Updated 300412 for Olip to read :D
(Happy anniversary my church. Jangan lengah, biarlah Kristus tetap pegang kemudi.)

Ireine®,MÐ

Tuesday, August 9, 2011

Key to A Full Life

Kolose 1:4  karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
Kolose 1:9-12  Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.




Setelah memiliki iman, what's important next to live as christians?


menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna




WHY?




1. Agar "hidupmu layak di hadapan-Nya" (10)


2. Agar "berkenan kepada-Nya dalam segala hal" (10)


3. Agar dapat "memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik" (10)


4. Agar terus "bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah" (10)


5. Agar olehnya kita dapat "dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar" (11)


6. Agar kita mampu senantiasa dalam segala hal dan dalam segala situasi "mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa" (12)···· why? Because Bapa telah "melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang"




Hallelujah!!! Praise the Lord!!!


I'm sooooooo loved

Thursday, April 7, 2011

(menoleh)

Tigapuluhdua tahun. Belum melakukan apapun untuk membalas kebaikan Tuhan. Jika hati tidak merasa damai sejahtera berada di sini, apakah menjadi indikator untuk pack up my bags and leave? Ataukah ini salah satu dari seribu wajah tantangan yang mesti dihadapi?

Pengaturan Tuhan sungguh sempurna. His punctuality is perfect as perfect as HIS Divine Existance. Namun menahankan diri untuk tidak menanyakan yang tak tersingkapkan di saat jiwa dan raga tengah kelelahan diterpa badai, sungguh makin menguras daya. Kakiku makin berat melangkah, hatiku makin berat menerima, telingaku makin tuli, mataku makin buta, tanganku tak mengerjakan apa yang ada di dalamnya untuk kurajut, terbungkuk lemas aku berjalan di tengah kebun anggur...
Aku butuh Engkau Tuhan... SuaraMu kudengar sayup, hangatMu semakin redup. Aku ingin bersimpuh di kakiMu, Bapa, mendengar lantang suaraMu, meleleh dalam dekapMu. Aku anakMu, ingin dimanja....

Sekuat inikah aku Bapa hingga Kau mengizinkanku hidup di dunia seperti ini? Dunia yang bukan diriku, tempat aku tidak bisa menyatakanMu dengan apa yang Kau taruh dalam diriku? Engkau yang menilaiku ya Kekasih Jiwaku, betapa rindu aku melayaniMu. Bukan pengakuan dunia ini yang kuinginkan, pengakuan dunia terhadapMu yang kudambakan lewat kesaksianku. Tapi ketidakmampuanku menjalani hidupku kerap membuat mereka mencemoohMu Yesus....! Tak sanggup aku menahankan!

Aku ingin melihat wajah-wajah yang diberkati, jiwa-jiwa yang dilengkapi, tangan-tangan yang memuji, dan hati yang mengakui kebesaranMu! Jika masih panjang jalanku, akankah itu menjadi bagian pelayananku kelak? Ataukah dengan menahankan perih ini akan berbuah menjadi hormatMu?


Selidiki aku Bapa. Hancurkan aku lebih lagi apabila Kau mendapati kesombongan itu masih berakar dalam hatiku. Remukkan aku bila bejana ini rusak oleh egoku. Murnikan aku dalam apiMu. Jadikan aku baru, Bapa. Dan pakailah aku jadi alat yang berguna di RumahMu, tempat yang kutuju...


(rindu RumahMu... 07042011)