At times of turmoils we can see who really are true friends and who are the ones that always ready to spit and mock with accusation if they found the reason to.
Hidup hanya sementara. Pemerintah bangsa2 datang dan pergi bagai debu tertiup angin. Tapi Pemerintahan Tuhan kekal selama2nya. Bagi mereka yang berlindung di balik harta dan kekuasaan dunia, akan ada masanya semuanya tak akan lagi punya arti.
Cinta, persahabatan, dan kesetiaan, bukanlah jargon tanpa makna yang secara dungu membutakan nalar, namun hubungan yang terjalin atas dasar PERCAYA harus dibangun di atas pemahaman dan pemakluman. Jika kasih memicu keraguan, maka tanyakanlah hatimu benarkah kasih yang ada dalam hati dan bukan sekedar kebutuhan akan hubungan mutualisma.
Jika harta dan peristiwa mengubah pandanganmu akan seseorang, cobalah untuk kembali telanjang sebagaimana kita dihantar masuk ke dalam dunia. Tanpa apa2, tanpa sesiapa, tanpa prasangka.... Sebab dengan cara demikianlah pula kita akan meninggalkan kefanaan ini. Kita semua kaum papa di hadapanNya, telah kehilangan kemulian Allah, maka tak ada alasan yang cukup bagi kita untuk menunjuk pada sesama dengan curiga. Tidak ada apapun pada kita yang dapat kita klaim sebagai "Aku punya", baik itu kerja, materi, keluarga, bahkan waktu yang demikian berharga.
Semoga Tuhan mengampuni kita atas pikiran tamak kita yang penuh dosa.

No comments:
Post a Comment