Sebuah jalan membentang
jalan yang berliku panjang
Berawal dari pengampunan
dan hati yang diubahkan
Kita melangkah dalam satu visi dan irama
Menjadi gereja yang mewujudnyatakan Kristus
Membawa t'rang Injil dalam dunia yang butuh kasih Yesus
Bersatu sehati melayani dan saling mengasihi
Merendahkan diri, meninggikan Dia
Kristus Yesus
There is a long winding road
stretched in the wilderness of life
It begins from forgiveness of Christ
conversion and renewal of hearts
We walk side by side
in the light of one vision we strifes
To be a church of Christ
that reflects the image of our Lord
To bring forth to the world
the love of Jesus and His Living Word
United in one heart
to love our neighbors, serve with all our might
While bow our hearts alow,
exalted shall He be
Christ Jesus
------++++--------
Specially written for my church
May 2012
Thank you for keeping my family in Christ
Saturday, May 5, 2012
Wednesday, March 14, 2012
Via Dolorosa
Mengapa ya Bapa
jalan ini begitu panjang dan bebatuannya begitu tajam?
Aku lelah
lelah
Sekujur tubuhku perih
hatiku merintih
Pengetahuan ini yang membuatku merana tak ternyana
Andaikan Bapa, andaikan
andaikan aku tak tahu kesudahan bagi mereka
betapa siksa neraka seribu kali lipat sudah menanti di depan mata
Andaikan aku hidup dalam abai seperti mereka,
buta seperti mereka
berpesta pora di tebing Hades yang menganga
pasti cawan itu tlah kutepis
Tapi mengapa
mengapa aku harus mampu melihat betapa sia-sianya dunia
mengapa aku harus tahu betapa ngerinya roh yang binasa
mengapa aku mesti berduka akan kesudahan mereka yang berdosa
mengapa aku mesti demikian taat pada panggilan cinta???
Masih jauhkah bukit itu, Bapa?
Mataku bengkak oleh tangis dan cidera
tak dapat kulihat arah dengan mata dan indera
Namun hatiku terang melihatMu disana
menuntunku dengan cinta
Perih
Sakit
Lemah
Tapi lihatlah! Aku masih berjalan
Ya, tersungkur. Tapi bangkit.
Ya, terbeban. Tapi bernafas.
Ya, merintih. Bukan mengutuk.
Ya, menangis. Bukan menyerah.
Bapa,
tunggu
tunggu aku
Jalan ini berat
namun aku berjalan
pulang
ke rumahMu
(akupun via dolorosa bersamaMu, Yesusku.
Give me strength.)
14-3-2012
minggu-minggu sengsara
jalan ini begitu panjang dan bebatuannya begitu tajam?
Aku lelah
lelah
Sekujur tubuhku perih
hatiku merintih
Pengetahuan ini yang membuatku merana tak ternyana
Andaikan Bapa, andaikan
andaikan aku tak tahu kesudahan bagi mereka
betapa siksa neraka seribu kali lipat sudah menanti di depan mata
Andaikan aku hidup dalam abai seperti mereka,
buta seperti mereka
berpesta pora di tebing Hades yang menganga
pasti cawan itu tlah kutepis
Tapi mengapa
mengapa aku harus mampu melihat betapa sia-sianya dunia
mengapa aku harus tahu betapa ngerinya roh yang binasa
mengapa aku mesti berduka akan kesudahan mereka yang berdosa
mengapa aku mesti demikian taat pada panggilan cinta???
Masih jauhkah bukit itu, Bapa?
Mataku bengkak oleh tangis dan cidera
tak dapat kulihat arah dengan mata dan indera
Namun hatiku terang melihatMu disana
menuntunku dengan cinta
Perih
Sakit
Lemah
Tapi lihatlah! Aku masih berjalan
Ya, tersungkur. Tapi bangkit.
Ya, terbeban. Tapi bernafas.
Ya, merintih. Bukan mengutuk.
Ya, menangis. Bukan menyerah.
Bapa,
tunggu
tunggu aku
Jalan ini berat
namun aku berjalan
pulang
ke rumahMu
(akupun via dolorosa bersamaMu, Yesusku.
Give me strength.)
14-3-2012
minggu-minggu sengsara
Published with Blogger-droid v2.0.4
Monday, March 5, 2012
TubuhMu
Rebah
dari tanah debu berkalang dosa
digenggamNya kita
ditahirkanNya kita
diangkatNya kita
dimuliakanNya kita
Sesat
dari gulita nista menuju celaka
direngkuhNya kita
dituntunNya kita
dihimpunkanNya kita
dibangunNya kita
Dari tiada diadakanNya kita
Dari sedikit dilimpahkanNya kita
Adalah Allah yang membangun gereja
menjadi tubuhNya di dunia
Ada lutut yang bertelut
Ada lidah yang mewarta
Ada kaki yang rela berkasut
Ada tangan yang bekerja
Namun
Akankah tubuh jumawa tanpa kepala?
Akankah kerja terlaksana tanpa anggota?
Akankah segala nyata tanpa kasih karunia?
Akankah di atas dengki Kristus mulia?
Limapuluh tahun panjang perjalanan
Lima noktah kecil dalam kalender kekekalan
Menatap kedepan...
sungguh kami butuh kekuatan
Karena jalan masih jauh terentang
dan penuh pergumulan
Agar wajah Kristus bercahaya
Saat kita gerak seirama
Sebagai tubuh Sang Kepala
Biarlah doaMu Yesus
melandasi gerak kami terus
Kami terus satu, s'perti Kau dan Bapa satu
Kami mau maju, memasyurkan NamaMu
Rei® 060312
Updated 300412 for Olip to read :D
(Happy anniversary my church. Jangan lengah, biarlah Kristus tetap pegang kemudi.)
Ireine®,MÐ
Subscribe to:
Posts (Atom)
