Saturday, September 10, 2016

Berburu Mujizat

Lukas 4:25-27 (TB)  Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

What?? Sangat mengejutkan! Mengapa bukan perempuan janda Israel yang ditolong Elia pada saat bencana kekeringan? Mengapa tidak ada orang kusta di Israel yang disembuhkan nabi Elisa?

Allah melakukan pendekatan berbeda terhadap orang-orang yang ingin dipanggilNya. Mujizat diperlukan oleh orang-orang yang belum mengenal Tuhan untuk mengakui ke-Tuhanannya. Perlu hal yang di luar kemampuan manusia fana untuk membuka mata orang akan kebenaran dan menerimanya, bertekuk lutut dan mengaku kebesaranNya.
Bagi umat pilihan yang sejak kecil telah menerima pengajaran dan kisah kebesaran Tuhan yang telah menyelamatkan nenek moyang mereka dari penindasan dengan kuasa mujizat yang besar, Allah menunjukkan "mujizat" dalam pemeliharaan dan jaminan akan kasih dan kesetiaanNya yang tak akan berkesudahan. Orang-orang yang sudah hidup dalam pemeliharaan Tuhan tidak perlu berburu mujizat kemana-mana. Allah akan menyediakan kesembuhan ketika Dia berkenan memberikannya dan kita hidup setia dalam iman dan pengharapan di dalam ke-Maha Baik-anNya.

No comments: